FaBiaN

Alkisah 27 tahun yang lalu sepasang kekasih berikrar untuk hidup bersama, menghabiskan sisa umur bersama. Walau sang pria hanya seorang pegawai negeri sipil dan sang wanita hanyalah karyawan di pabrik farmasi, mereka hidup bahagia di rumah kontrakan kecil di daerah Cipinang. Satu kebahagiaan yang kurang dalam kehidupan mereka: memiliki keturunan. Suatu sifat alamiah mahluk hidup dalam menjaga kelestarian spesiesnya. Namun Yang Maha Kuasa berkehendak lain, Yang Maha Esa rupanya hendak menguji kedua hambanya tersebut. Dua kali sang wanita keguguran sewaktu mengandung. Cobaan berlanjut, pada tahun kedua pernikahan mereka pasangan ini kehilangan seorang bayi laki – laki beberapa jam setelah kelahirannya. Suami-istri ini tidak menyerah, keinginan untuk punya anak rupanya mengalahkan penderitaan tersebut.

 

Asa untuk mempunyai anak itu masih ada. Segala ikhtiar dilakukan, segala doa dipanjatkan. Dari senam ibu hamil sampai terapi dijalani sang wanita. Suatu perlakuan yang bagi kantong seorang pegawai negeri sipil sangatlah mewah. Namun itulah hebatnya manusia, jika sudah memiliki keinginan segala daya dan upaya dilakukan.

 

Akhirnya upaya, doa dan air mata itu pun dijawab oleh Sang Maha Pemberi. Tanggal 20 Februari 1984 sekitar pukul 1 pagi, lahirlah seorang bayi laki-laki lewat persalinan secara Caesar di Rumah Sakit St. Carolous. Kelak bayi ini diberi nama Haris Fabian. Kedua orang tuanya sangat sayang pada anak ini. Anak yang diidam – idamkan. Segala harapan keluarga ada di pundaknya.

 

Keluarga kecil ini pindah ke rumah yang lebih besar di daerah Ciledug, Tangerang. Haris Fabian kecil tumbuh berkembang dengan kasih sayang yang teramat sangat dari kedua orang tuanya. Excess kasih sayang ini diartikan salah oleh Haris Fabian kecil. Ia tumbuh menjadi anak kecil yang sangat aktif menurut terminologi Kak Seto, atau yang biasa kita kenal dengan istilah nakal. Jari telunjuk kiri terpotong golok, dagu terhantam lantai rumah sakit, dan beberapa luka di bagian lutut adalah bukti sahih sepak terjang Haris Fabian kecil. Ia mendapatkan semua luka – luka sewaktu masih menyandang label BALITA, luar biasa. Lebih miris lagi, coba tanya apa cita – cita Haris Fabian kecil kala itu, Tukang Abu Gosok adalah jawaban yang akan keluar dari mulut yang ditempati gigi – gigi kecil nan hitam.

 

Singkat kata, kedua orang tua ini berusaha untuk mengatasi kenakalan anaknya tersebut. Konon pernah suatu waktu Haris Fabian kecil hampir dibawa ke dukun oleh Neneknya. Akhirnya diputuskan untuk menyekolahkan bocah kecil berambut ikal itu di TK. Oleh karena masih berumur 4 tahun, maka Haris Fabian kecil dimasukkan ke TK kecil. Hanya satu minggu Ia betah di sana. Bosan adalah alasan yang dikemukakan olehnya. Bujuk rayu Ibunya agar sang anak tetap bersekolah menghasilkan suatu perjanjian, yang mana Ia mau bersekolah asalkan di TK Besar. Hasil dari perjanjian ini yang akan merubah jalur hidup Haris Fabian di masa depan. Dimana Ia (selalu) jadi anak kecil di angkatannya. Kenakalan Haris Fabian kecil pun dapat teredam setelah bersekolah.

 

Itulah cerita yang selalu diceritakan mamah tentang masa kecil gw. Cerita yang selalu membuat mata ini berkaca2. Cerita yang membuat kata terima kasih tidak cukup untuk merepresentasikan anugrah yang diberikan pada gw, orang tua yang sayang sama gw.

 

Dan inilah gw, seorang engineer proses muda yang sedang berjuang bertahan hidup, belajar membuat hidup lebih berguna di tengah rimba borneo. Seorang pengkhayal kelas berat yang perjalanan hidupnya mengadopsi pola food gathering manusia purba: hidup berpindah2. Tangerang tempat masa kecil gw, kota Padang berhasil meredam gejolak emosi hormon puber gw, Bandung menempa gw dengan petualangan mencari jati diri, cinta dan persahabatan, Jakarta memberi peluang untuk mengabdikan sedikit ilmu yang gw punya untuk negara ini. Sekarang Desa Muara Badak di pedalaman Kalimantan Timur jadi tempat baru untuk membangun mimpi tentang masa depan yang semoga bahagia.

 

Segini dulu yahh about me-nya, maunya nulis banyak tapi apa daya mata tak kuat lagi, huhuhu. Kapan2 tak lanjut kisah idupnya FaBiaN ini.

13 Responses to “FaBiaN”

  1. jelita alamanda Says:

    kok lo ngga ganti nama jadi ‘andrea’ biar ngga nakal lagi? :D

    *klo ga blom baca edensor pasti ga ngerti

  2. Mett4 Says:

    yah…dan petualangan mencari jati diri, cinta dan persahabatan di bandung yang akhirnya mempertemukan kita…

  3. aldinof Says:

    saya juga org muara badak loh…… dan satu perushaan dgn anda di VICO

  4. Rasyeed Says:

    Tanggal lahir kita sama, 20.02 tahunnya beda. Saya juga lahir secara cesar.. :) juga masa kecil yg nakal nan lincah.. Salam kenal!

  5. tiestrisutanto Says:

    halo kak fabian.. hehehe
    kerja di mana sih kak?

  6. Haris FaBiaN Says:

    Haluuww Tis…Di Vico…tau ga??? hehehe…
    pa kabar nih???

  7. rickyakhmad Says:

    gue pasang link ya Fab…

  8. sina Says:

    Dear Sir, Madam
    We have got pleasure to introduce ourselves- Sina Palayesh Company(SPC)- as one of the leading Companies in oil distribution and having Gas Stations.
    Please be informed that we are directing some large Gas Stations in Whole country and we have business with KOREA ENE CO.LTd.
    We herewith are interested in buying and installing VRU (vapor recovery unit) for our oil stores.
    Kan store:
    - Capacity 500 m3 /hour
    - Loading rate (Gasoline): 720000 liters/ hour

    Karaj store:
    - capacity 400 m3/hour
    - Loading rate(Gasoline): 360000 liters/hour
    Systems:
    - MEMBRANES FOR VAPOR/GAS SEPARATION
    And
    - Vapor-Compression Refrigeration

    Please inform us details and all in formations about your products and send us catalog and manual.
    So please offer your best possible price C+F any Iranian Border include installation cost, train cost and all.
    Your kind attention and prompt reply will highly be appreciated.
    Best Regards
    Commercial Manager
    SINA PALAYESH Co.
    Tel: (98 21) 88553110
    (98 21) 88552763 – 4
    ( 98 21) 88552503
    Fax: (98 21) 88718346
    Email: marketing@sinapalayesh.com

  9. adrianna Says:

    wogh..ada biography tnyata :D
    salam kenal ;)

  10. Haris FaBiaN Says:

    Buset dah lama kagak ke page inih, ko ada yg ngirimin RFQ yaahh, hahahaa.

    So sorry Sina, i’m not VRU packager/vendor. Like you, i’am also the end user.

    @Adriana,
    salam kenaal, terima kasih sudah berkunjung :)

  11. wida Says:

    ya ampuun…nge-keyword google “pindahan rumah dikala hamil”..koq larinya kesini, ternyata di ujung cerita sepertinya kita satu kantor beda lokasi hahahaha

  12. wisan99eni Says:

    Special Level gauge Engineer negh… xixixixixi

  13. Teddy Says:

    salam kenal, ingin bertanya lebih lanjut tentang VRU..

Leave a Reply