Muara Badak dan Badak Ceria

Kamis, 7 Juni 2007

Gw lupa bagaimana keadaan di hari itu, yang gw ingat hari itu adalah kali pertama gw menginjakan kaki di Muara Badak. Waktu itu gw yang baru satu bulan kerja di E&C (Engineering & Construction) di Jakarta akhirnya ditugaskan bos untuk nengok plant ke Badak, selama 3 minggu saja. Gw pergi bareng Hendro. Kesan pertama gw akan kota kecil ini adalah jauh dari mana – mana, tengah hutan, dan tampak sepi. Namun gw terlalu excited kerja di lapangan untuk pertama kalinya.

Bus Damri yang keren (ga kek bus damri yg cupu kek sekarang lhoo) tiba di gate 20 lewat jam 6 sore, dimana lampu di plant sudah mulai dinyalakan, kontras dengan kegelapan rimba yang ada di sekelilingnya. Gw yang sangat letih langsung menuju resepsionis untuk mengambil kunci kamar dan badge buat makan. Gw ditempatkan di blok A, kalo ga salah A-3 ato A-4. Setelah membersihkan diri, gw dan Hendro langsung menuju mess hall untuk makan.

Gw yang waktu itu masih kurus takjub dengan makanan meshol, selain prasmanan bisa ngambil sepuasnya, menunya pun segala rupa. Gw ngambil menu lengkap (ada ikan, ayam, daging), selesai makan pun masih lanjut mengudap kukuehan, ahh dasar mental masih mahasiswa, hehe. Gw mengecam keras pernyataan Hendro, yang mewanti – wanti gw sebelum pergi ke Badak, dia bilang masakan meshol mbosenin. Gw yang lugu berpendapat, menunya banyak gini, mana mungkin orang bosan. Pernyataan yang gw revisi beberapa tahun kemudian, hahaha.

Badak Camp pada masa itu nampak tidak ramah terhadap anak muda. Banyak orang tua yang gw ga kenal, dan gw juga tidak berniat untuk mengenal. Jadilah tiga minggu gw habiskan monoton, kamar-meshol-kantor (gedung annex lantai 2) adalah tiga tempat yang paling sering gw sambangi. Kegiatan sehabis pulang kerja pun tak ada, jadilah kegiatan gw tiap sore solat maghrib, makan, dan kembali lagi ke kantor. Bahkan ke rekhol pun gw ga pernah. Jam hape menunjukkan pukul 12 malam ketika gw kembali ke kamar.

Jadwal kerja gw di E&C sangatlah aneh, ketika si bos sudah terlalu mual liat gw di kantor Jakarta (kira2 sebulan lahh), dia pun mengirim gw ke Badak 3 minggu, dengan catatan tiket pesawat yang dikasi kelasnya Y, yang artinya bisa diperpanjang. Setahun gw dengan jadwal seperti ini. Setahun gw konsisten dengan pola kamar-meshol-kantor. Bawa DVD bajakan yang banyak adalah hal yang gw lakukan untuk membunuh malam – malam sepi di Badak Camp.

Awal tahun 2008, adalah tahun dimana mulai ada perkembangan kehidupan di Badak, gw mulai kenal dengan teman – teman yang relatif seumuran, mulai kenal Ami, Esther, Nunung, Ferry, Trulika, Zuam, Alfian, Imam, Andi, dan Rian. Masa kerja mereka sebenarnya hampir sama dengan gw, cuma yaa dengan pola kamar-meshol-kantor, gw tidak melihat mereka. Si Rila dan Hexi pun mulai masuk Vico. Ledy yang sebelumnya magang di E&C Jakarta pun mulai bekerja di Badak Plant.

Akhirnya ada anak muda juga di Badak

Uno, di kala belum pada punya tipi di kamar masing – masing…

Kegiatan gw di Muara Badak pun bertambah, gw tidak lagi pulang kantor di malam hari (ini kemajuan ato kemunduran yaa??). Kami mulai bermain bulu tangkis, fitness, maen uno, nonton di Badak Gigaplex bersama – sama, tak lupa berpelesir ke Samarinda hanya untuk cari Seafood. Pengetahuan gw akan kuliner di Badak pun bertambah, perlahan masakan meshol tersingkirkan. Perlahan tapi konsisten, perut ini pun menebal.

Sang waktu terus berjalan, kawan – kawan semakin bertambah, bahkan kita menamai gerombolan kita dengan nama Badak Ceria. Kegiatan – kegiatan baru kita ciptakan, dari menyemarakkan olahraga futsal di Badak, makan – makan syukuran ulang tahun di base camp SRS, karoke diiringi organ tunggal Mas Ayi, tawaf ke tempat makan se-Muara Badak, sampai jadi Event Organizer di setiap acara hura hura Vico. Eksistensi kita di mata bapak – bapak itu pun mulai diakui.

Bacer yang udah beranak – pinak

Semenjak itu pun Muara Badak menjadi tempat yang nyaman buat gw, rumah kedua gw. Malam – malam gw tak lagi sunyi. Canda dan gelak tawa kawan – kawan semua terus memaksa otot – otot di wajah ini untuk selalu tersenyum.

Sukar untuk tidak mengingat bagaimana rasa kuliner khas Muara Badak, masakan manado, gulai ayam ajo, ikan bakar warung anda, bakso Badak-1, rawon, dan sop tangkar, bakso Badak-1, nasi goreng ikan asin kampung baru, mie ayam perintis, atau mie-goreng-lama-saji Mutiara kafe.

Sulit melupakan bagaimana kalian mengobrak abrik kamar gw pada waktu ulang tahun gw yang ke 25.

A-14 under attack

Ga akan gw lupain juga bagaimana hebohnya kalian foto – foto di klinik pada waktu gw cedera angkle karena gagal mengantisipasi bola jauh dari Ojan.

Urang nyeri, maneh seurii…

Gw akan merindukan kumpul – kumpul dan makan – makan kita di base camp SRS .

Ini yang namanya the Manado’s style

Gw pasti akan sangat kehilangan postingan – postingan a la REG_ALI *dan juga postingan milis sebelah…hehehe…

Di masa depan, pasti gw akan tertawa jika mengingat bagaimana kita dengan sarapnya jadi bencong lampu merah di acara taun baruan…

Ga ada bedanya kan yang aseli dan manipulasi

Gw akan merindukan bermain futsal di sporthall bersama kalian dan cela – celaan sehabis futsal…

Anti Lemah Football Club, walo sering kalah, tapi tidak lemah!!!

Tangan ini pun pasti merindukan bermain musik dengan SUSKOW dan Iwan n d’inessentials.

Suskow!!! SUS!!!

Sing and shout it, loudly, yeaahhh…

Dan sahur serta berbuka di Ramadhan tahun depan nampaknya akan berbeda tanpa kalian.

Terlalu banyak kenangan manis di Badak ini, sangat manis melebihi manisnya fruktosa yang katanya derajat manisnya 3 kali lebih manis jika dibandingkan glukosa (analogi macam apa ini???).

Teman – teman Badak Ceria…
Terima kasih atas pertemanan dan persahabatan selama ini…
Terima kasih atas gelak tawa dan canda yang kalian ciptakan selama ini…
Terima kasih telah menjadikan Muara Badak menjadi tempat yang menyenangkan…

Mohon maaf jika selama ini ada kesalahan yang gw perbuat, ada kata – kata yang silap, atau ada celaan yang tidak bermartabat. Kesalahan kalian tanpa diminta pun sudah gw maafkan.

Bumi terus berputar, masing – masing dari kita harus terus melangkah maju. Dan sekarang saatnya gw untuk pergi untuk menggapai mimpi yang lebih tinggi yang telah gw cita – citakan. Untuk itu gw mohon pamit. Sampai jumpa lagi di lain kesempatan. Doakan gw berhasil di tempat yang baru. Gw selalu bedoa, semoga teman – teman sukses dengan segala yang dikerjakan dan dicita – citakan.

Senin, 13 September 2010

Hari itu langkah gw agak berat, karena tahu 2 minggu ke depan adalah 2 minggu terakhir gw bekerja di Badak. Tapi gw teringat sebuah quote dari si Marshall Eriksen.

“If you knew that you were going to lose your leg tomorrow, would you sit on the couch and cry about it, or would you run and jump and do some air kicks while you still could?”

Yess, I did some awesome air kicks and I did have a lot of fun in this past two weeks. Thanks to all of you.

Senin, 27 September 2010

Hari itu akan jadi hari terakhir gw di Muara Badak. Satu petualangan telah usai, namun buku ini belum gw tutup, masih berlembar – lembar halaman kosong menggoda gw untuk mengisinya dengan cerita petualangan lain.

So long Muara Badak, it’s been wonderful three and a half years. Thanks for being such a great place to live.

5 Comments

Filed under Di Kala Nganggur, Muara Badak, Vico

5 responses to “Muara Badak dan Badak Ceria

  1. ismailmarzuki

    so sad…
    eksistensi 3.5tahun, berakhir sudah…

  2. Mrs. Wirawan

    udah baca brp kali msh aja meweek.. =(

  3. @mail, yaahh bumi terus berputar braaayy…kita harus maju, demi kepentingan masa depan yang lebih tinggi…

    @bu chandra, huhuhu…bakat yaa saya bikin crita menyayat hati, hihhihi….

  4. donTe

    good luck broo…

  5. tengkyuu bro donte tanama, hehehe…selamat ulang tahun jugaa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s